Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

News & Updates

Selain Sulsel, Ini Wilayah yang Miliki Potensi Energi Angin Besar

JAKARTA - Pemerintah menegaskan akan terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya energi angin. Sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang, Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi energi angin yang besar.

Komitmen tersebut telah direalisasikan di dua wilayah, yakni Sidrap dan Jeneponto di Sulawesi Selatan yang berpotensi menghasilkan energi listrik dari angin hingga lebih dari 200 megawatt (MW). Di kedua wilayah tersebut telah dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 75 MW di Sidrap dan PLTB di Jeneponto dengan kapasitas 72 MW.

2,42 Juta KL FAME Disalurkan hingga Oktober

Jakarta - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penyaluran Fatty Acid Methyl Esthers (FAME) untuk diolah menjadi Biodiesel 20% (B20) sudah mencapai 2,42 juta kiloliter (KL) hingga 24 Oktober 2018. Angka tersebut mencapai 60% dari target tahun ini 3,92 juta KL.

Terregra Asia Energy Bangun Pembangkit Energi Terbarukan hingga Australia

Liputan6.com, Jakarta PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) menargetkan membangun pembangkit listrik yang memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) berkapasitas 500 megawatt (MW) hingga 2023. Perusahaan membutuhkan belanja modal (capital expenditure/capex) hingga USD 1 miliar untuk mencapai target tersebut.

Perusahaan memperkirakan pendanaan itu akan dipenuhi dalam bentuk pinjaman sebesar 70 persen, sementara sisanya dari kas internal.

ITS: Energi Terbarukan Bisnis Masa Mendatang

JAKARTA - Masa mendatang, energi terbarukan adalah jawaban terhadap ketimpangan neraca perdagangan nasional. Ditopang kekayaan sumber daya alam yang bisa dikonversikan menjadi energi terbarukan, Indonesia punya modal besar mengganti dominasi energi berbasis fosil.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan, realisasi investasi sepanjang 2018, baik dalam negeri maupun asing, diprediksi mencapai Rp730 triliun. Angka tersebut masih di bawah target Rp765 triliun. Sisi lain, current account deficit (CAD) terus melebar akibat defisit neraca perdagangan. Salah satu penyebabnya disumbangkan impor energi, dalam hal ini BBM. Biaya impor energi kian besar akibat pelemahan kurs rupiah sepanjang 2018.

Pasokan Listrik Energi Terbarukan RI Bertambah Tiap Tahun

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan jika Energi Baru Terbarukan (EBT) terus memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan pasokan listrik. Sejak 2011, tercatat pembangkit listrik EBT meningkat rata-rata sebesar 10 persen setiap tahun.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan,‎ pertumbuhan positif kontribusi pembangkit EBT dimulai sejak 2011 dengan kapasitas terpasang sekitar 5,16 Gigawatt (GW). Kemudian naik 5,48 GW atau naik 6,2 persen pada 2012. Pada 2013, kontribusi EBT meningkat sebesar 21,1 persen atau menjadi 6,6 GW.

TNI Dukung Pengembangan Energi Terbarukan di Tanah Air

Liputan6.com, Jakarta - Pemanfaatan energi baru dan terbarukan dengan memanfaatkan sumber daya alam merupakan bagian bisa memperkuat ketahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kebijakan itu harus bebas dari intervensi yang kerap dikampanyekan oleh LSM asing.

Staf Ahli Panglima TNI Bidang Ilmu Teknologi Militer dan Siber, Mayjen A Hafil Fuddin menyatakan, pentingnya ketahanan nasional dalam menghadapi ancaman dan gangguan untuk mencapai tujuan nasional. Oleh sebab itu, pihaknya akan mendukung penuh pengembangan energi terbarukan di dalam negeri. ‎

Page 8 of 9

© 2018 Indo Renergy Expo & Forum organised by PT Napindo Media ashatama. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.