Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

News & Updates

Dukung Energi Terbarukan, ADB Biayai PLTS Senilai USD40 Juta

JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) hari ini mengumumkan paket pembiayaan sektor swasta senilai sekitar USD40 juta untuk berinvestasi di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) photovoltaik (PV) skala utilitas pertama di Indonesia, berbasis pembiayaan proyek.

Paket pinjaman ini adalah bagian dari pembiayaan portofolio dua tahap dengan nilai total sekitar USD160 juta untuk investasi baru di bidang energi terbarukan di Indonesia.

Selain Sulsel, Ini Wilayah yang Miliki Potensi Energi Angin Besar

JAKARTA - Pemerintah menegaskan akan terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya energi angin. Sebagai negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang, Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi energi angin yang besar.

Komitmen tersebut telah direalisasikan di dua wilayah, yakni Sidrap dan Jeneponto di Sulawesi Selatan yang berpotensi menghasilkan energi listrik dari angin hingga lebih dari 200 megawatt (MW). Di kedua wilayah tersebut telah dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 75 MW di Sidrap dan PLTB di Jeneponto dengan kapasitas 72 MW.

2,42 Juta KL FAME Disalurkan hingga Oktober

Jakarta - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penyaluran Fatty Acid Methyl Esthers (FAME) untuk diolah menjadi Biodiesel 20% (B20) sudah mencapai 2,42 juta kiloliter (KL) hingga 24 Oktober 2018. Angka tersebut mencapai 60% dari target tahun ini 3,92 juta KL.

Energi Terbarukan Berbasis Hutan Butuh Dukungan Pendanaan

JAKARTA - Tanaman hutan Indonesia memiliki potensi besar untuk dijadikan energi terbarukan untuk menyokong pengendalian perubahan iklim. Namun pengembangan energi terbarukan berbasis hutan butuh dukungan pembiayaan, salah satunya bersumber dari pasar karbon.

Kepala Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Agus Justianto mengatakan bioenergi berbasis hutan di Indonesia sangat potensial. Tanaman hutan bisa dimanfaatkan kayunya sebagai biomassa atau biji tanamannya untuk menghasilkan minyak nabati.

ITS: Energi Terbarukan Bisnis Masa Mendatang

JAKARTA - Masa mendatang, energi terbarukan adalah jawaban terhadap ketimpangan neraca perdagangan nasional. Ditopang kekayaan sumber daya alam yang bisa dikonversikan menjadi energi terbarukan, Indonesia punya modal besar mengganti dominasi energi berbasis fosil.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan, realisasi investasi sepanjang 2018, baik dalam negeri maupun asing, diprediksi mencapai Rp730 triliun. Angka tersebut masih di bawah target Rp765 triliun. Sisi lain, current account deficit (CAD) terus melebar akibat defisit neraca perdagangan. Salah satu penyebabnya disumbangkan impor energi, dalam hal ini BBM. Biaya impor energi kian besar akibat pelemahan kurs rupiah sepanjang 2018.

Pasokan Listrik Energi Terbarukan RI Bertambah Tiap Tahun

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan jika Energi Baru Terbarukan (EBT) terus memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan pasokan listrik. Sejak 2011, tercatat pembangkit listrik EBT meningkat rata-rata sebesar 10 persen setiap tahun.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan,‎ pertumbuhan positif kontribusi pembangkit EBT dimulai sejak 2011 dengan kapasitas terpasang sekitar 5,16 Gigawatt (GW). Kemudian naik 5,48 GW atau naik 6,2 persen pada 2012. Pada 2013, kontribusi EBT meningkat sebesar 21,1 persen atau menjadi 6,6 GW.

Page 8 of 9

© 2018 Indo Renergy Expo & Forum organised by PT Napindo Media ashatama. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.